Pemilihan Benih Ikan Nila

Pemilihan Benih Ikan Nila
Pemilihan Benih Ikan Nila

Pemilihan benih ikan nila. Perubahan budidaya ikan nila sebagai salah satunya komoditas perikanan air tawar, mulai jadi aktivitas agribisnis yang lumayan menjanjikan. Namun dibutuhkan penanganan yang professional dalam menjalankannya, hingga bisa jamin konsistensi atau kelanggengan usaha agribisnis ikan air tawar ini, terutamanya dalam permasalahan pemakaian benih unggul. Dengan begitu, keuntungan yang didapat juga semakin tinggi.

Aktivitas akhirnya usaha pembesaran nila ialah pemanenan, sama ukuran ikan yang siap konsumsi atau diinginkan pasar. Ikan nila dijumpai mempunyai periode tertentu sebelumnya terakhir dipanen. Ini jadi masalah tertentu, karena bila telat saja pasarkan ikan nila itu, karena itu pasar akan diisikan oleh ikan-ikan dari pemberbudidaya yang lain yang sudah panen lebih dulu. Buat memperhitungkan hal tersebut, Anda sebagai pemberbudidaya seharusnya ketahui trick untuk percepat pembesaran ikan nila agar dipanen bisa lebih cepat.

Langkah Mempercepat Panen pada Budidaya Ikan Nila

Memilih Ikan Nila Unggul

Agar bisa memetik ikan nila bisa lebih cepat, karena itu anda sebaiknya memakai bibit ikan nila unggul. Ada banyak tipe varietas ikan nila unggul, salah satunya ialah nila BEST, nila Larasati, nila strain Fliphina, dan nila Lincah.

Budidaya Nila Secara Monosex

Budidaya Monosex dikenali lebih memberikan keuntungan, hanya karena membudidayakan ikan yang mempunyai tipe kelamin yang perbedaan digabung di antara jantan dan betina. Ini dilaksanakan untuk menghindar perkawinan antara ikan, hingga energi ikan untuk tumbuh tidak terkuras dan teralihkan dengan proses perkawinannya. Ini karena energi ikan yang terkuras akan berpengaruh pada melambannya perkembangan ikan.

Memakai Benih yang Sehat

Factor yang lain harus jadi perhatian dalam membudidayakan ikan nila ialah kesehatan benih ikan yang dipakai. Hingga, resiko kematian ikan nila akan makin berkurang dan pasti lebih memberikan keuntungan. Ukuran benih yang bagus untuk mengawali pembesaran nila seharusnya sekitaran 8-10 cm. dari sisi ukuran, benih yang dipakai seharusnya mempunyai tingkat keseragaman yang tinggi, baik dari ukuran atau umurnya.

Ciri-ciri umum benih ikan nila yang sehat bisa disaksikan dari sikapnya, yakni :

  • Ukuran dan wujud badannya kelihatan seragam di antara satu dan lainnya
  • Benih kelihatan lebih aktif dan lincah saat berenang
  • Tidak ada cacat atau cedera di bagian badannya
  • Tidak tertular oleh virus penyakit

Kualitas Air Kolam Ikan Nila

Kualitas air pada kolam budidaya benar-benar tentukan pergerakan perkembangan ikan, oleh karena itu sangat penting untuk pemberbudidaya selalu untuk mengawasinya. Air kolam yang kotor, terkontaminasi oleh beragam zat tertentu yang hendak datangkan penyakit pada ikan. Karena itu, perawatan kolam secara periodik sepanjang proses budidaya sangat diperlukan.

Syarat air kolam ikan yang perlu dijaga ialah nilai ph yang sekitar di antara 6,5 sampai 8,6, temperatur air di antara 25 sampai 30 derajat celsius, kandungan oksigen larut 5 mg/l, kandungan garam air yakni 0 sampai 28 ppt dan kandungan amonia harus kurang dari 0,02 ppm.

Pakan Ikan Nila

Tersedianya pakan dengan jumlah dan kualitas yang sesuai tutorial, akan tentukan waktu perawatan. Sudah pasti hal tersebut akan punya pengaruh langsung pada besarnya ongkos operasional, yang nanti akan dikeluarkan. Pakan yang bagus untuk pembesaran ikan nila ialah pakan yang memiliki kandungan protein sekitaran ± 30%. Ukuran pakan yang disamakan sama ukuran bukaan mulut benih yang dipakai.

Hal paling penting ialah sesuaikan pakan yang dipakai dengan keperluan gizi ikan yang dipiara, dan ukuran disamakan dengan bukaan mulut ikan. Untuk pemberian pakan berbentuk pelet dapat dilaksanakan 2x satu hari. Dasarnya 3-5 % pakan dari keseluruhan berat tubuh ikan yang dipiara.

Demikian langkah percepat panen pada budidaya ikan nila, yang seharusnya Anda kerjakan bila ingin sukses dalam usaha budidaya ikan nila. Untuk Anda yang mencari benih Ikan Nila Lincah